Bukan Jadi Gubernur, Risma Ingin Jualan Batik Usai Tuntaskan Jabatan Wali Kota

Surabaya – Wali Kota Tri Rismaharini yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai orang nomor satu di Kota Surabaya pada Februari 2021, mengaku telah menyiapkan diri menghabiskan masa pensiunnya.

Risma, sapaan Tri Rismaharini, menyatakan bakal berjualan kain batik di rumah masa kecilnya yang berada di Jalan Bratang Binangun Nomor 17, Kota Surabaya. Bukan menjadi Gubernur seperti yang santer diisukan saat ini.

“Ya nantinya saya punya rencana berjualan batik di sini. Di bagian luar buat Cafenya Mas Fuad, dan bagian dalam saya jualan batik,” ujar Risma pada awak media saat peresmian Cafe Historisma milik putra sulungnya, Fuad Bernardi pada Selasa (25/8/2020) malam.

Baca Juga  Warga Luar Surabaya Wajib Tunjukkan Hasil Swab

Dia mengaku akan kembali meneruskan jiwa berdagangnya yang selama ini melekat di dalam dirinya.

“Ngapain malu? Banyak lho Wali Kota di luar negeri yang selesai masa jabatannya, dia berjualan. Kebetulan bapak saya juga pedagang yang terbilang sukses pada masanya,” imbuhnya.

Sementara itu, Fuad juga sempat melontarkan pertanyaan kepada Risma mengenai yang dilakukan oleh ibunya saat pensiun dari Wali Kota Surabaya?

“Ibu jawab, ‘Aku ikut Mas (Fuad) aja di sini’. Saya jadi kepikiran, kuat apa enggak saya gaji ibu,” ungkapnya sambil tertawa.

Baca Juga  Di Surabaya, Ada Ruang Khusus Bagi Peserta SKB CPNS Reaktif

Lebih jauh, Fuad juga menjelaskan, alasannya menamakan Cafe miliknya dengan nama Historisma.

“Ya ini sebagai pengingat untuk teman-teman dan warga, kalau ini rumah masa kecil seorang Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya. Kalau untuk Historisma, hampir sama juga, kalau ada cerita Wali Kota Risma disini. Maka dari itu namanya Historis dan Risma, Historisma,” katanya.

Dalam peresmian Cafe ini, nampak datang mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, dan beberapa Kepala-kepala Dinas, turut serta dalam peresmian Historisma.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here