30 Ribu Massa Gelar Aksi Tolak Omnibus Law Di Surabaya, 4.360 Personel Gabungan Siaga

Surabaya – Sebanyak 4.360 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan puncak demo tolak Omnibus Law besar-besaran di Kota Pahlawan. Adapun personel gabungan disebar di sejumlah titik-titik penting.

“Ada 4.360 personel gabungan ada dari kepolisian Polrestabes Surabaya, Polda Jatim, kemudian TNI AD, marinir dan Linmas Kota Surabaya juga,” kata Kabag Humas Polrestabes Surabaya AKP M Akhyar.

Menurut Akhyar, mereka telah disiagakan sejak pukul 07.30 WIB di sejumlah titik-titik penting. Antara lain di Bundaran Waru, Gedung Negara Grahadi, DPRD Jatim dan kantor Gubernuran.

Baca Juga  Kantor Gubernur Khofifah Mulai Dipadati Massa Aksi Tolak Omnibus Law

“Sejak pukul 07.30 WIB sudah siaga dan apel di sejumlah titik seperti di Bundaran Waru, DPRD Jatim, Grahadi dan kantor Gubernur di Jalan Pahlawan,” terang Akhyar.

Puncak demo tolak Omnibus Law di berbagai daerah di Jatim akan terjadi hari ini. Di Surabaya, diperkirakan sebanyak 30 ribu massa, terdiri dari buruh dan mahasiswa akan mengikuti demo.

“Kurang lebih estimasinya lebih dari 30 ribu massa, karena banyak sekali elemen yang ikut,” kata Wakil Ketua Dewan Pengurus Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Jatim, Nuruddin Hidayat.

Baca Juga  Kantor Gubernur Khofifah Mulai Dipadati Massa Aksi Tolak Omnibus Law

Menurutnya, puluhan ribu orang tersebut bukan hanya massa buruh semata. Tapi ada juga dari elemen lainnya. Seperti mahasiswa dan aktivis.

“Yang jelas dari serikat buruh. Ada KSPI, KSPSI, FSPMI, ASDI, KSM, KPBI, banyak banget saya nggak bisa sebutin satu-satu. Kemudian dari mahasiswa, aktivis lingkungan, aktivis HAM,” imbuhnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here