Klaim UNAIR Soal Obat Corona Dapat Bantahan

Surabaya – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengklaim kombinasi obat COVID-19 yang dikembangkannya telah mendapat rekomendasi Kementerian kesehatan dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Klaim tersebut dibantah oleh Ketua Umum PDPI.

“Sampai hari ini PDPI tidak pernah mengeluarkan rekomendasi tersebut,” tegas Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Agus Dwi Susanto, SpP, Jumat (16/10/2020) dikutip dari detikcom

“Statemen ini tidak benar,” tegas dr Agus.

Rektor Unair Prof Mohammad Nasih sebelumnya menyebut ada lima kombinasi obat virus Corona COVID-19 yang dikembangkan. Tiga di antaranya telah melalui uji klinis yakni lopinavir-ritonavir-azithromycin, hidroksiklorokuin-azithromycin, dan ritonavir-doksisiklin.

Dikatakan oleh Prof Nasih, dari dari tiga kombinasi obat tersebut sudah ada yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) untuk menangani pasien COVID-19.

“Merekomendasikan obat yang kita kombinasikan untuk bisa digunakan untuk para dokter untuk penanganan. Bagi Unair ini sudah cukup dari pengakuan Kemenkes dan PDPI, uji klinis kan atau kita kombinasikan,” kata Rektor Unair Prof Mohammad Nasih kepada wartawan di Gedung Rektorat Kampus C Unair, Kamis (15/10/2020).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here