Surabaya – Kembali, Rektor Universitas Airlangga (Unair), Prof Muh Nasih mengukuhkan 5 Guru Besar (Gubes), setelah sebelumnya 9 Gubes dikukuhkan juga pada Bulan Oktober ini.

Pengukuhan Gubes yang dilakukan Unair sepanjang bulan Oktober ini pun total 14 Gubes yang menambah daftar panjang guru besar yang dimiliki Unair yaitu sebanyak 513.

Kelima guru besar yang dikukuhkan antara lain Prof. Dr. Kun Ismiyatin, drg., M.Kes., Sp.KG(K) dari Fakultas Kedokteran Gigi, Prof. Dr. Seger Handoyo, Drs M.Si., Psikolog. dari Fakultas Psikologi, Prof. Dr. Raden Darmawan Setijanto, drg., M.Kes dari Fakultas Kedokteran Gigi, Prof. Dr. Dwikora Novembri Utomo, dr., Sp.OT(K) dari Fakultas Kedokteran, dan Prof. Dr. Hendrian Dwikoloso Soebagjo, dr., Sp.M(K) dari Fakultas Kedokteran.

Baca Juga  Situasi Pandemi Disebut Untungkan Iklim Inovasi-Industri Kreatif

Rektor UNAIR Prof Moh Nasih mengatakan, dengan dikukuhkannya kelima guru besar, akan menambah stabilitas kekuatan yang dimiliki UNAIR. Guru besar merupakan jabatan tertinggi dalam dunia akademik. “Jika sudah top level (jabatan di bidang akademik, Red), tidak akan ada lagi langkah tujuan lanjutan yang berkaitan dengan jabatan akademik,” ujar Rektor.

Oleh karenanya, lanjut Rektor, diharapkan para guru besar akan memberikan sumbangsih karya dan pemikirannya untuk almamater.

Selain itu, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR itu mengimbau kepada seluruh guru besar untuk mampu bergerak melintas batas.

Baca Juga  Situasi Pandemi Disebut Untungkan Iklim Inovasi-Industri Kreatif

“Kemampuan melintas batas untuk berbicara multidisiplin menjadi kunci utama keerhasilan kita. Dunia ini berkembang luar biasa. Tidak langi mengikuti rumus linier. Tetapi mengikuti perubahan yang radikal dan fundamental. Dan itu tidak cukup hanya dipecahkan hanya menggunakan tool disiplin ilmu yang kita pelajari di bidang kita masing-masing,” ucap Rektor.

Tak hanya itu, rektor mengimbau masing-masing guru besar di bidang ilmu yang mereka tekuni harus berkolaborasi. “Kami berharap Unair dikenal secara internasional karena kontribusinya dalam persoalan universal dan kebermanfaatan manusia di dunia ini,” tambahnya

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here