Besok, Ribuan Buruh Gelar Aksi Damai Tolak Omnibus Law Di Grahadi

Surabaya – Ribuan massa buruh seluruh Jawa Timur bakal kembali menggelar aksi penolakan terhadap UU Omnibus Law, pada, Selasa, 27 Oktober 2020, besok, setelah sempat tertunda pada Jumat, 23 Oktober 2020, lalu.

Juru Bicara Aliansi Serikat Pekerja dan Buruh Jawa Timur, Jazuli mengatakan aksi tersebut bakal di ikuti oleh 16 Konfederasi dan Federasi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh yang ada. Mulai dari KSPSI, KSPI, KSBSI, FSP LEM SPSI, FSP KEP SPSI.

Selain itu ada juga, FSP RTMM SPSI, FSP KAHUT SPSI, FSP KEP KSPI, FSPMI KSPI, FSP PPMI KSPI, FSP FARKES Rev. KSPI, FSP KAHUTINDO, FSP PRODUKTIVA, SPN, SARBUMUSI, dan FSP FARKES SPSI.

Dari 16 federasi itu, lanjut Jazuli, total massa buruh yang akan hadir sekitar 15 ribu orang. Mereka berencana bakal memusatkan aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Jawa Timur.

“Aksi demonstrasi kali ini dipusatkan di Kantor Gubernur Jawa Timur, di Jalan Pahlawan, Surabaya. Massa aksi diperkirakan mencapai 15 ribu orang dari berbagai daerah kawasan industri di Jawa Timur,” jelasnya.

Namun sebelumnya, kata Jazuli, ribuan massa tersebut bakal berkumpul terlebih dahulu di beberapa titik. Kemudian mereka akan datang secara bergerombol untuk memenuhi Kantor Gubernur Jawa Timur.

“Massa aksi akan bergerak dari kawasan industri, menuju titik kumpul utama di Bundaran Waru atau Cito Mall, Kebun Binantang Surabaya (KBS) dan Kawasan Industri Margomulyo,” ucapnya.

Jazuli mengungkapkan bahwa aksi tersebut merupakan kelanjutan dari demonstrasi pada, 8 Oktober 2020, lalu. Yakni menindaklanjuti pertemuan dengan Menpolhukam pada tanggal 14 Oktober 2020, di Jakarta.

“Dalam pertemuan itu tidak ada hasil apapun, Pak Mahfud MD tidak dapat menjelaskan substansi dari isi UU Omnibus Law, tentang Cipta Kerja khususnya mengenai upah minimum, pengurangan pesangon, PKWT, penggunakan tenaga kerja outsourcing,” ujarnya.

Jazuli pun berkomitmen aksi demonstrasi besok akan dilakukan secara tertib dan damai, serta menerapkan protokol kesehatan, minimal menggunakan masker dan membawa hand sanitizer.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here