Undangan Makan Siang Bersama Risma Terancam Dibubarkan

Surabaya – Kondisi Pemilihan Walikota Surabaya 2020 kian memanas. Beredarnya undangan makan siang dan silaturahmi pasangan Calon Walikota Surabaya dinilai sebagai pelanggaran dan bisa dibubarkan.

Novly Thyssen, Ketua Komitte Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jawa Timur menyatakan, agenda yang sedianya digelar pada hari Sabtu tanggal 7 November 2020 masuk kedalam kategori kampanye.

Selain itu, pihak penyelenggara atau yang bertanggung jawab harus melaporkan acara tersebut kepada KPU dan Bawaslu.’’Apakah Forum Pengusaha Peduli Surabaya ini sebagai relawan atau pihak yang terdaftar resmi di KPU Surabaya. Jika tidak terdaftar acara itu seyogyanya harus dilaporkan oleh pasangan calon maupun tim pemenangan,’’ katanya dalam keterangan pers tertulis yang diterima, Rabu (28/10/2020).

Jika tidak terdaftar maka hal tersebut melanggar pasal 63 ayat (a) Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2020.’’Maka bisa dibubarkan oleh Bawaslu dan Kepolisian,’’ imbuh Novly.

KIPP Jatim juga mengingatkan Walikota Surabaya untuk tidak bermain politik praktis dukung mendukung pasangan calon ataupun memfasilitasi kegiatan politik pemenangan pasangan calon.

’’Bu Risma sebagai Walikota Surabaya wajib netral dan mengingat sumpah jabatan yang dia bacakan saat diangkat sumpah. Jangan menciderai dan melukai hati warga surabaya karna hasrat politik yang tinggi,’’ kata Novly.

Beberapa tindakan dan kebijakan Walikota Risma sudah kerap terindikasi memihak kepentingan pasangan calon Eri Cahyadi dan Armuji dalam kontestasi Pilwali Surabaya 2020.

Novly menegaskan, pihaknya terus memantau gerak gerik Risma agar tidak menghalalkan segala cara untuk memenangkan pasangan calon tertentu.’’Ini perbuatan tidak etis sebagai Walikota yang baik. Meneruskan kebaikan tidak harus melanggar peraturan perundang-undangan,’’ ujarnya.

Diketahui, undangan makan siang dan silaturahmi yang digelar oleh Forum Pengusaha Peduli Surabaya mendadak viral dikalangan pengusaha dan media.

Rencananya jadwal kegiatan ini akan berlangsung pada hari Sabtu tanggal 7 November 2020, mendatang. Acara berlokasi di Ruang Pelangi Room, Hotel Shangrilla Surabaya pada pukul 12 siang.

Dalam kegiatan makan siang sarat politis ini turut mengundang Hasto Kristiyanto, Tri Rismaharini, dan Sri Untari. Ketiganya merupakan tokoh politik, termasuk Risma yang notabene adalah Walikota Surabaya.

Rangkaian acara tersebut dibuka oleh Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, serta paparan visi dan misi dari Eri Cahyadi selaku Calon Walikota.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here