Surabaya – Pegulat legendaris, The Undertaker,resmi pensiun dari World Wrestling Entertainment (WWE) dalam sebuah seremoni pada Survivor Series 2020. Seremoni perpisahan The Undertaker dari WWE berlangsung di tengah-tengah event pay-per-view Survivor Series pada Minggu (22/11/2020).

The Undertaker sebenarnya telah menyatakan pensiun dari WWE dalam episode terakhir dari serial dokumenter “The Last Ride” pada Juni silam. Namun begitu, legasi The Undertaker membuat  WWE membuat sebuah final farewell untuk pegulat yang memiliki nama asli Mark William Callaway.

Survivor Series dipilih sebagai tempat perpisahan. Seperti diketahui, debut The Undertaker di WWE (saat itu WWF) terjadi pada acara yang sama pada 1990 silam.

Legenda gulat lain seperti Ric Flair, Kane, Shawn Michaels, Big Show, The Godfather, hingga presiden Vince McMahon hadir untuk memberikan penghormatan.

“Tibalah waktu bagi saya untuk membiarkan The Undertaker beristirahat dengan tenang,” kata The Undertaker dalam kalimat perpisahannya.

Chant “Thank you Taker!” kemudian bergema setelah The Undertaker menyelesaikan kalimatnya.

Suasana mistis yang menjadi ciri khas The Undertaker terlihat ketika lampu sorot dimatikan, meninggalkan sang pegulat yang berlutut dalam kegelapan.

Bel berdentang. Teriakan para penonton virtual kembali muncul ketika hologram dari manajer The Undertaker, Paul Bearer, berdiri sambil memegang guci.

Paul Bearer telah meninggal dunia pada 2013. Namun, kehadirannya masih terlihat nyata dengan ungkapan “Ohhh yyes!” yang menjadi ciri khas.

The Undertaker merupakan juara dunia kelas berat tujuh kali. Dia juga pernah menorehkan catatan 21 kemenangan beruntun yang dikenal sebagai The Streak.

Pencapaian besar The Undertaker membuat manajer pegulat ternama, Paul Heyman, tak ragu untuk memujinya. “The Undertaker bagi saya adalah sesuatu yang nyata,” kata Paul Heyman seperti dikutip dari Wrestlingnews.

“Selama 30 tahun dia berada pada tingkat yang hanya sedikit orang bisa menggapainya. The Undertaker memberikan hasil yang maksimal pada setiap penampilan yang ia bawakan.”

“Pencapaian kariernya selama ini mungkin yang terbesar dalam sejarah WWE,” sambung Paul Heyman.

Pegulat legendaris WWE lain, Shawn Michaels, mengaku tidak menyangka temannya itu akan sebesar seperti sekarang.BPertama kali The Undertaker memakai gimik orang mati, Michaels berpikir hal tersebut tidak akan berjalan lama.

Nyatanya, gimik The Deadman justru bertahan lama hingga tiga dekade. “Kedengarannya dari sudut pandang orang di belakang panggung seperti karakter yang tidak akan bertahan lama, tetapi memang terdengar keren,” kata Michaels.

“Kemampuan Mark telah berbicara banyak. Ketika melihatnya kembali, sulit untuk tidak berpikir bahwa rencananya saat itu merupakan ide yang keren,” jelasnya.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here