Surabaya – Akibat hujan yang mengguyur Jakarta, KAI Daop 8 harus membatalkan perjalanan menuju dan dari Stasiun Pasarsenen dan Gambir. Sampai pagi tadi, ruas jalur petak jalan antara Kedunggedeh – Lemah abang Km 55 +100 s.d KM 53+600 masih terendam banjir dengan ketinggian mencapai 150cm.

Selain menggenangi jalur rel, banjir deras ini pun mengakibatkan pondasi batu batas pada rel tergerus air. Tim prasarana KAI saat ini masih melakukan perbaikan secara berkala, salah satunya dengan menurunkan bantalan beton pada rel yang tergenang air.

“Karena kondisi genangan air yang cukup tinggi tersebut, PT KAI Daop 8 Surabaya melakukan pembatalan perjalanan KA untuk keseluruhan jadwal keberangkatan pada akhir pekan kemarin. KA yang batal berangkat ada enam,” kata Manager Humas Daop 8 Surabaya, Luqman Arif.

Luqman mengungkapkan, PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi lantaran banjir di wilayah Daop 1 Jakarta, yang diakibatkan tingginya curah hujan sehingga mengakibatkan banjir.

“Kami atas nama Manajemen KAI Daop 8 Surabaya mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat banjir yang menggenangi jalur kereta api lintas Kedunggedeh – Lemahabang, Kab. Bekasi,” ujarnya.

Untuk enam KA yang batal berangkat, diantaranya adalah:

1. KA 253 Jayakarta (Surabaya Gubeng-Pasar Senen)

2. KA 129 Dharmawangsa (Surabaya Pasarturi-Pasarsenen)

3. KA 75 Bima (Surabaya Gubeng-Gambir)

4. KA 77 Sembrani (Surabaya Pasarturi-Gambir)

5. KA 3 Anggrek (Surabaya Pasarturi-Gambir)

6. KA 71 Gajayana (Malang-Gambir).

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here