Surabaya – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro di Jawa Timur akan mengalami perpanjangan, yakni mulai tanggal 23 Februari hingga 8 Maret 2021. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parwansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

“Benar. PPKM Mikro akan diperpanjang. Kami telah melangsungkan evaluasi dari PPKM baik itu PPKM tahap pertama, kedua maupun mikro. Dari data yang kami pegang, kami melihat terdapat banyak hasil yang cukup memuaskan dari berbagai indikator epidemiologis,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi.

Khofifah mengungkapkan, berdasarkan evaluasi dari Satgas Covid-19 Jawa Timur, PPKM mikro di Jatim memang memberikan dampak yang signifikan. Dari awal PPKM Mikro, masih ada 210 RT berstatus zona merah. Akan tetapi setelah dua minggu kemudian, RT dengan status zona merah di Jatim sudah nol kasus.

Baca Juga  Dinkes: Belum Ada Laporan Mutasi SARSCoV-2 di Surabaya

“Untuk penerapan PPKM Mikro, masih kami lanjut dengan skala pembatasan kegiatan di tingkat RT/RW dengan posko berbasis desa atau kelurahan. Selama pelaksanaan PPKM Mikro, hasil signifikan juga terlihat pada penurunan jumlah pasien Covid-19 yang harus dirawat di ruang isolasi biasa maupun ICU,” ujarnya.

Menurutnya, BOR ICU juga telah berhasil turun dari 72 persen menjadi 57 persen. Hal ini, berarti keterisian rumah sakit di Jawa Timur sudah sesuai syarat dari WHO, yakni dibawah 60 persen. Zona merah di Jawa Timur, lanjutnya, juga mengalami penurunan yang signifikan di awal tahun 2021.

Baca Juga  Dinkes: Belum Ada Laporan Mutasi SARSCoV-2 di Surabaya

“Jatim masih memiliki delapan zona merah Covid-19. Dari data yang kami himpun tanggal 21 kemarin, zona merah di Jatim hanya tinggal Jombang,” kata Khofifah.

Kendati demikian, ia juga memintah kepada seluruh masyarakat di Jawa Timur agar tidak lengah dan tetap disiplin menerapkan prokes.

“Pelaksanaan PPKM Mikro tahap pertama ini memang mampun menurunkan penyebaran Covid-19 di Jatim, namun saya berpesan supaya masyarakat jangan sampai lengah dan terus tingkatkan disiplin dalam menerapkan prokes,” pungkas Khofifah.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here