Surabaya – Alat pendeteksi dini virus SARS CoV-2 atau Corona telah tersedia di sejumlah rumah sakit dan fasilitas umum, seperti terminal, stasiun, hingga bandara. Jenisnya pun beragam, mulai dari Rapid Test, Swab, hingga GeNose.

Untuk GeNose sendiri, sudah dioperasikan terlebih dulu di kota pahlawan, tepatnya di Stasiun Pasar Turi beberapa waktu lalu. Lalu, menyusul di Bandara Internasional Juanda. Namun, GeNose C-19 di Bandara Internasional Juanda masih baru tahap awal. Bahkan, calon penumpang diimbau tak mengandalkan GeNose sebagai satu-satunya syarat penerbangan.

Direktur Utama (Dirut) PT Angkasa Pura I di Terminal 1 Faik Fahmi menjelaskan, ketersediaan alat dan kapasitas pemeriksaan GeNose C19 di bandara masih terbatas. Oleh karena itu, pihaknya berharap untuk menggunakan fasilitas tes lainnya sebagai alternatif.

Baca Juga  Hampir 700 Ribu Warga Surabaya Telah Jalani Vaksinasi

“Calon penumpang, diharap tetap menggunakan layanan tes PCR dan swab antigen,” kata Faik pada awak media, Jumat (2/4/2021).

Faik menegaskan, hal itu dilakukan untuk mencegah penularan dan menghindari penumpukkan antrean di bandara. Para calon penumpang juga diharal datang lebih awal, sekitar 4 jam sebelum boarding pass atau waktu keberangkatan pesawat

“Yang ingin menggunakan layanan GeNose di bandara, diharap dapat tiba di bandara 3 hingga 4 jam, sebelum waktu keberangkatan,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkot Surabaya Persiapkan Sekolah Tatap Muka, Mulai Digelar Bulan Juli

Meski begitu, untuk mengantisipasi membeludaknya pengguna GeNose, pihaknya hendak menerjunkan sejumlah petugas khusus. Petugas yang akan dilibatkan Faik adalah gabungan petugas dari petugas bandara, penyedia layanan Farma Lab, sampai Angkasa Pura Supports sebagai mitra penyedia layanan.

Bila ada yang teridentifikasi positif atau reaktif dalam tes itu, petugas langsung mengarahkan calon penumpang ke PCR. “Ketika teridentifikasi potensi itu (Covid-19), petugas langsung mengarahkan calon penumpang ke layanan PCR atau antigen,” tutupnya.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here