Surabaya – Per 1 April, Pemkot Surabaya menggratiskan biaya berobat di rumah sakit yang bekerja sama dengan Pemkot. Dalam hal ini, salah satu pasien bernama Martono mengaku belum mendapatkan informasi tersebut. Ia yang mengantarkan anaknya untuk berobat ke poli jantung mengaku beberapa kali dioper.

“Saya awalnya ke puskesmas daerah rumah Kedungdoro, kemudian dapat rujukan ke rumah sakit Soewandhi. Kemudian dari Soewandhi disuruh ke sini,” ungkap Martono, saat ditemui di halaman Rumah Sakit Dr Soetomo, Senin (5/4/2021).

Martono mengatakan, setelah bertanya ke petugas di Dr Soetomo, ia diarahkan kembali ke puskesmas untuk mendapatkan sistem aplikasi baru.

“Jadi tanggal 1 kemarin saya memang harus kesini, tapi saya lupa tanggalnya. Nah kemudian tanggal 1 saya baru ngurus ke puskesmas, dapat surat rujukan. Kemudian hari ini ke Soewandhi, kemudian dirujuk ke sini. Nah dari sini suruh balik ke puskesmas pakai sistem baru ini,” ujarnya.

Baca Juga  BPJS Beri Bantuan Beras untuk Buruh

Sementara itu di tempat yang sama, Tari yang juga mengantarkan anaknya periksa lantaran kecelakaan, menyatakan bahwa pelayanan di RS Dr Soetomo sudah baik dan maksimal. Hal ini, karena Tari berobat menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Awal dari puskesmas Rembo. Saya sendiri yang minta rujukan kesini karena saya pinginnya dokter pertama kali yang ngurus anak saya ini yang merawat, biar ga repot lagi,” kata Tari.

Baca Juga  Total Siswa MBR Capai Lebih Dari Delapan Ribu

Dirinya yang telah mendapatkan rujukan langsung datang ke rumah sakit Dr Soetomo untuk mengambil JKN. Setelah ambil JKN ditanya tujuannya ke poli yang mana, dan langsung diarahkan ke ruang poli.

“Saya datang jam 8, antri ambil JKN sudah dapat langsung diarahkan,” paparnya.

Sebelumnya, Kedinkes Surabaya Febria Rachmanita menjelaskan alur pelayanan kesehatan tetap mengikuti mekanisme rujukan berjenjang. Artinya bila pasien bisa ditangani di puskesmas tidak perlu di rujuk ke RS.

“Saya tekankan, tidak bisa langsung datang ke rumah sakit ya. Faskes utama adalah puskesmas/klinik. Kalau memang membutuhkan rujukan, pihak puskesmas nanti pasti memberi rujukan ke RS yang dianjurkan,” tutur Febria.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here