Surabaya – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya memamerkan 262 tersangka yang diamankan hasil operasi Pekat Semeru 2021, Selasa (20/4/2021).

Mereka terlibat berbagai kasus, diantaranya adalah penyalahgunaan narkotika, kejahatan jalanan, perjudian dan premanisme.

Dari 262 tersangka itu, lima orang ditangkap karena melakukan pemerasaan dan pungli di jalanan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Lima preman itu antara lain,SP (33),MJ (35), NM (29), SG (27) dan JS (40).

Mereka diamankan usai kepergok polisi melakukan pemerasan terhadap para sopir truk di jalan Margomulyo, Kedung Cowek dan sekitar Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Modusnya dengan cara menghentikan kendaraan terutama truk dengan membawa sajam untuk menakuti korban,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ghanis Setyaningrum, Selasa (20/4/2021).

Dalam sehari, para pelaku itu berhasil mengumpulkan uang tak kurang dari 200 ribu dari aksinya tersebut.

“Uangnya digunakan untuk kebutuhan hidup katanya,” imbuh Ghanis.

Selain premanisme, polisi juga mengungkap perjudian yang juga masuk dalam operasi pekat tersebut.

“Kami juga amankan judi, ada judi togel, sotel, kyu kyu, judi remi dan judi online, sementara untuk perkara narkoba dimulai dari menjual, memiliki dan perantara narkoba” tambahnya.

Untuk barang bukti dari kasus judi pihak kepolisian mengamankan dua buah koin rp 50 untuk judi sotel, satu buah atm gpn dan bukti struk tranfer link, empat lembar print out untuk judi kyu kyu, sebuah buku rekapan berisi nomer togel dan lain lainnya.

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here